Review dan Sinopsis Film RED 2

Review dan Sinopsis Film RED 2. Satu lagi film yang akan rilis, sekuel dari film RED, yaitu RED 2 yang bercerita seperti permainan masa kecil di kampung bernama "kucing-kucingan". Dalam permainan tersebut ada dua kelompok besar, yang masing-masing anggotanya saling berkejar-kejaran memperebutkan batu bata merah untuk dibawa ke "markas" masing-masing kelompok. 
Masing-masing dari kami tak tahu siapa yang membawa batu tersebut, yang mengejar mengerahkan segala cara untuk mencari tahu dan menangkap si pembawa, sedang si pembawa sebisa mungkin menyelinap di gang-gang kampung untuk menyelundupkan batu tersebut sampai ke markasnya. 

Pola permainan seperti inilah yang harus dilakoni Frank Moses (Bruce Willis) saat namanya dan juga rekannya, Marvin Boggs (John Malkovich) masuk dalam pelaksana misi rahasia Nightsade. Berkas misi tersebut bocor di internet, celakanya keduanya sama sekali tak tahu menahu tentang hal tersebut. Info salah yang tersebar tersebut membuat Frank bersama kekasihnya, Sarah Ross (Mary Louise Parker) dan juga Marvin jadi sasaran empuk banyak pihak yang penasaran dengan operasi tersebut. 

Amerika membayar pembunuh nomor satu di dunia, Han (Lee Byung Hyeon) dan Inggris menghubungi Victoria (Helen Mirren) sebagai utusan MI6 untuk membunuh sahabatnya tersebut. Mau tak mau Frank harus bermain kucing-kucingan. Selain harus mengejar siapa dalang di balik kekacauan tersebut, ia juga harus bisa melarikan diri dari kejaran lawan-lawannya. Hanya saja, kucing-kucingan dalam RED 2 lebih membahayakan karena melibatkan pistol, senapan, hingga bom peledak. 

"Permainan" tersebut makin pelik karena Frank Moses bertemu dengan banyak sosok dari masa lalunya seperti informan Prancis, The Frog, mantan kekasihnya, agen Rusia Katja (Catherine Zeta Jones), Han yang punya dendam pribadi kepadanya, sampai dengan salah satu sosok yang tak ia sangka muncul seiring dengan perjalanannya. Saksikan sendiri filmnya untuk tahu ke mana arah permainan ini berakhir. RED 2 kembali hadir dengan resep lama yakni paduan aksi laga para bintang kelas A Hollywood dengan humor-humor lugas dan juga komikal. 

Resep yang berhasil membuat film pertamanya mendapat respon positif baik dari penonton maupun kritikus. Dean Parisot sang sutradara pun sigap untuk tak bergantung hanya kepada racikan tersebut supaya RED 2 hadir lebih fresh dan enak ditonton. Hasilnya adalah perubahan ritme cerita yang lebih cepat di film kedua ini. Tidak ada lagi perkenalan latar belakang tokoh (baik lama maupun baru), yang ada penonton diajak berkeliling dunia, mulai dari Amerika, Prancis, Inggris, Rusia, dan bahkan Iran untuk melihat para pensiunan ini beraksi dan sedikit demi sedikit mengupas lapisan-lapisan ceritanya. 

Kelemahan satu-satunya dalam film ini tak lain adalah penokohannya yang terbilang seragam. Okelah RED 2 dirancang sebagai sebuah film aksi komedi, akan tetapi antara tokoh satu dengan yang lain seperti berlomba untuk menjadi tokoh lucu. Bahkan penjahat pun bisa melucu. Entah apa ini karena para bintang kelas A ini semua ingin unjuk gigi, atau bagaimana, yang jelas dalam beberapa adegan, guyonannya terasa dipaksakan. 

Soal adegan aksinya, RED 2 tampil ciamik sebagai film hiburan pengisi akhir pekan. Anda tak akan menyesal membeli tiketnya. Satu lagi, harusnya Lee Byung Heon mendapat porsi lebih dalam film ini. Sayang sekali bila aktor papan atas Korea tersebut dipasang hanya sebagai tempelan para bintang lainnya.

Berikut ini Trailer Film RED 2 :